Minggu, 22 Maret 2015

9 Tipe Pekerja



Gemintang.com – Dalam dunia kerja ada berbagai jenis orang dan kepribadian. Tentu saja kerjasama antar tiap pribadi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing akan menentukan keberhasilan pekerjaan tersebut.

Steve Faktor, pendiri ideafaktory.com mengelompokkan para pekerja ke dalam 9 tipe yang berbeda. Mau tahu apa saja tipe pekerja yang ada? Penasaran kamu termasuk ke dalam tipe pekerja yang mana? Simak saja penjelasan dari 9 tipe pekerja lebih mendalam.
1. Si Bambi

Tahukah kamu tentang tokoh si bambi, rusa bermata besar yang aktif dan selalu ceria? Tipe seperti bambi biasanya merupakan para pekerja baru yang masih penuh vitalitas dan semangat berkobar-kobar. Mereka merupakan pekerja yang selalu tersenyum dan ceria. Bila kamu seorang senior, mereka akan melakukan apa saja yang kamu perintahkan. Tipe pekerja yang satu ini biasanya merupakan fresh graduate yang penuh rasa ingin tahu dan semangat belajar. Tidak jarang mereka cenderung ingin menyenangkan semua orang dan sedikit mencari muka.
2. Si Loyalis

Tipe yang satu ini merupakan pekerja yang sangat loyal dengan pekerjaan atau perusahaannya. Untuk mengenali tipe yang satu ini sangat mudah, mereka akan menggembar-gemborkan pekerjaan atau perusahaan mereka tanpa diminta. Biasanya mereka sering dipilih menjadi karyawan teladan karena dedikasi tanpa batas yang mereka tunjukkan tiap harinya.
3. Si Alpha

Si Alpha merupakan pemimpin para loyalis. Biasanya tipe yang satu ini sangat pandai dalam memimpin dan memiliki semangat berkompetisi yang tinggi. Mereka biasanya menganggap diri mereka kaum elit yang sangat penting bagi perusahaan. Keberadaan mereka biasanya menginspirasi para pekerja yang lain. Para Alpha senang berkumpul dengan sesamanya untuk saling menggembar-gemborkan keberhasilan yang mereka raih.
4. Si Aman

Sama dengan si Alpha, si Aman biasanya juga menduduki jabatan cukup tinggi di perusahaan. Bedanya, si Aman tidak sekarismatik para Alpha. Tipe yang satu ini sangat pandai mencari aman dan tidak suka mengambil resiko. Tidak jarang mereka menjilat para Alpha untuk menduduki jabatan. Si Aman merupakan manipulator ulung yang pandai melihat kesempatan. Biasanya mereka pekerja biasa yang sering dianggap pekerja yang ‘beruntung’.
5. Si Natural

Tipe ini merupakan orang-orang ambisius yang penuh talenta. Mereka biasanya bersaing dengan si Alpha dalam memperoleh jabatan. Positifnya, si natural lebih luwes dan rendah hati dibandingkan si Alpha. Mereka adalah orang-orang brilian yang memiliki kemampuan dan diakui semua orang di kantor. Pencapaian dan keberhasilan mereka biasanya tidak mereka akui sendiri, tapi selalu dikembalikan pada tim mereka. Tipe yang satu ini sangat disenangi para atasan dan sesama rekan kerja.
6. Si Pekerja

Para pekerja yang cenderung biasa, tidak terlalu menonjol dan tidak terlalu berkesan. Namun, keberadaan mereka sangat diperlukan karena merekalah yang membuat roda bisnis berputar dengan konstan. Tipe yang satu ini cenderung hebat dalam bidang-bidang tertentu saja. Sayangnya, mereka kurang pandai bersosialisasi atau membangun jaringan kerja.
7. Si Pragmatis

Nah kalau tipe yang ini merupakan tipe idealis yang selalu ingin kejelasan akan segala sesuatunya. Bila perintah atau tujuan yang harus dicapai jelas di mata mereka, mereka akan bekerja dengan maksimal dan memberikan hasil yang terbaik. Kelompok pragmatis sangat pandai dalam berstrategi dan menganalisa.
8. Si Nyentrik

Si nyentrik biasanya bisa menjadi penyelamat di waktu genting. Mereka merupakan para innovator yang penuh dengan gagasan-gagasan unik. Kenyentrikkan mereka seringkali membuat mereka dijauhi pekerja lain, bahkan ditekan. Perlu waktu dan kesabaran untuk menghubungkan maksud mereka pada para pekerja yang lain.
9. Si Acuh

Kalau tipe yang satu ini bekerja hanya karena mereka butuh uang. Pada dasarnya mereka tidak terlalu peduli dengan apa yang mereka kerjakan atau dengan siapa mereka bekerja. Untuk tipe yang satu ini, yang penting mereka bekerja. Tipe Si Acuh biasanya merupakan tipe pekerja yang paling banyak ada di perusahaan. Namun keberadaan mereka sangat penting bagi perusahaan karena tanpa mereka perusahaan tidak akan berjalan.

sumber : http://gemintang.com

Kebiasaan Baik Orang-Orang Produktif



Gemintang.com – Tugas kantor, laporan mingguan, e-mail yang menumpuk, apakah sering membuat Sobat Gemintang kewalahan mengatur waktu sehingga kamu merasa kesulitan menjadi seseorang yang produktif? Dosen senior dari sekolah bisnis Harvard Robert Pozen, mengatakan kunci menjadi produktif adalah mengetahui skala prioritas dan tujuanmu menjadi seorang yang produktif. Untuk itu, yuk ketahui kebiasaan baik orang-orang produktif yang bisa kamu contoh berikut ini.
1. Mengetahui pekerjaan apa saja yang mesti diselesaikan terlebih dahulu

Orang-orang yang produktif mempunyai kebiasaan menulis hal-hal apa saja yang mesti ia lakukan saat bekerja, dari mulai hal yang kecil hingga yang terbesar lalu membagi hal-hal tersebut menurut skala kepentingannya. Mereka juga memahami pekerjaan apa saja yang harus diabaikan sejenak dan tidak panik saat diperhadapkan dengan tugas-tugas baru.
2. Tahu mana yang penting dan mendesak

Pahami, teliti, dan catat pekerjaan apa saja yang penting dan mendesak karena sudah jelas dua hal ini sangat berbeda. Itulah mengapa dikatakan kamu perlu mengatur skala prioritas dan mampu membedakan mana yang penting dan mana yang mendesak untuk segera dikerjakan.
3. Think Win-Win

Setiap orang punya kepentingan, tapi bukan berarti kamu bertindak egois dengan mengerjakan prioritas yang menguntungkanmu dan merugikan orang lain. Salah satu kebiasaan baik orang-orang produktif adalah mereka mempunyai cara berpikir win-win. Memang terasa sulit untuk mempraktekan kebiasaan yang satu ini, tapi selagi kamu mempunyai rasa empati terhadap situasi-kondisi yang dihadapi orang lain, percayalah, segalanya akan terasa mudah.
4. They handle things once

Rahasia lain menjadi seorang yang produktif dikatakan Pozen yaitu dengan menggunakan strategi OHIO atau “Only Handle It Once”. Ketika kamu telah memilih pekerjaan mana yang akan kamu tangani maka selesaikan hal tersebut hingga tuntas dan barulah kembali mengerjakan hal lain. Hal ini tentu saja membuat kamu tidak membuang banyak waktu untuk melakukan sisa-sisa pekerjaan yang terbengkalai.
5. Jadi sosok yang proaktif

Lakuka segala sesuatu maupun hal-hal yang menjadi prioritasmu dengan sepenuh hati. Hal apapun yang dilakukan dengan sepenuh hati tanpa adanya paksaan akan membuat hasil pekerjaanmu baik dan berjalan lancar.

sumber : http://gemintang.com/

Sabtu, 21 Maret 2015

Mencoba Trik Marketing Kombinasi Media Sosial

 

 

Keterlibatan media sosial dalam perkembangan bisnis sepertinya sudah menjadi 2 hal yang tidak bisa dipisahkan. Begitu banyak bisnis modern yang berkembang pesat dengan bantuan #media sosial. Media sosial menawarkan begitu banyak akses mudah untuk mempopulerkan suatu brand bisnis sesuai dengan visi dan misi yang ingin dicapai si penggagas bisnis.

Perkembangan beraneka ragam media sosial juga menjadi celah yang baik untuk mulai membuat strategi marketing demi kepentingan bisnis. Beberapa trik mudah berikut ini dapat kita gunakan ketika memanfaatkan media sosial sebagai media marketing bisnis, dengan mengkombinasikan beberapa layanan media sosial kita bisa lebih memaksimalkan pergerakan digital  marketing kita:

1. Pertahankan Komentar Positif di FB Agar Dilihat Banyak Orang


Banyak celah bagi para pengguna media sosial untuk mengomentari produk bisnis yang sedang berusaha kita populerkan, salah satunya dengan memberikan komentar yang bersifat membangun, mengkritik atau bahkan melecehkan. Komentar bernada positif dari pengguna media sosial rupanya dapat menjadi strategi marketing yang pas untuk menarik perhatian para pengguna sosial media lainnya.

Melalui #Facebook, kita dapat memunculkan komentar positif agar tetap dapat dilihat pengguna Facebook lainnya dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Pilih menu “post by other” pada Activity Log

  • Kliklah icon bergambar pensil pada posting yang ingin kita share

  • Lalu dari menu drop down, pilihlah menu “allowed on page”


Dengan demikian komentar bernada positif pada halaman Facebook kita akan selalu terlihat oleh para pengguna Facebook lainnya.

Artikel lain: Memposting Konten Media Sosial, Bukan Hanya Teks Lho!

2. Membuat Desain Twitter Sesuai Tujuan Branding


Mungkin tak banyak pengguna media sosial yang sadar bahwa penggunaan media sosial tersebut bisa di custom secara individu sesuai dengan kebutuhan. Salah satu media sosial yang bisa di custom untuk kepentingan marketing bisnis adalah #Twitter.

Melalui Twitter, kita dapat membuat tampilan bisnis yang lebih atraktif dan bisa di share ke berbagai media sosial atau website lainnya. Kita dapa mengubah setting avatar dan wallpaper di Twitter dengan gambar mengenai deskripsi bisnis yang kita inginkan. Tak hanya itu saja, kita pun bisa menyesuaikan penggunaan hashtag dan hypertweet sesuai dengan kebutuhan bisnis.

3. Fitur Huruf Pada Google+


Penggunaan #Google+ untuk kepentingan marketing bisnis tidak selalu tampak monoton dan serius lho. Melalui fitur-fitur variasi huruf pada Google+, kita diberikan kesempatan untuk melakukan eksplorasi tulisan. Membuat tulisan dengan memanfaatkan berbagai fitur seperti underline, italic dan bold tentu akan mempermudah kita untuk menyampaikan tujuan promosi melalui Google+. Sangat menarik dan praktis.

4. Kesempatan Memperoleh Banyak Audience di Pinterest


Media sosial yang mengusung konten visual ini berkembang dengan sangat pesat dengan laju pertumbuhan pengguna yang sangat menakjubkan. Konten visual yang terdapat pada #Pinterest juga sering muncul dalam hasil mesin pencarian. Keunggulan Pinterest dalam hal konten visual ternyata dapat dimanfaatkan untuk mencari banyak audience baru melalui internet.

Caranya sangat mudah kok, kita tinggal menonaktifkan mode search privacy sehingga para pengguna Pinterest lainnya dapat melihat profil dan board akun bisnis kita melalui hasil mesin pencarian yang tampil di Google. Jangan lupa untuk menggunakan judul board dan deskripsi bisnis yang tepat agar akun Pinterest kita akan sesuai dengan hasil yang ditunjukkan mesin pencarian.

5. Jangan Kunci Akun Instagram


Akun bisnis online di Instagram seringkali menjalin kerjasama SFS (Shoutout For Shoutout) untuk saling mempromosikan dengan akun bisnis online lainnya. Langkah promosi ini akan membuat akun bisnis #Instagram kita memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk dilirik oleh para pengguna Instagram. Agar para pengguna Instagram tertarik untuk langsung mem-follow akun Instagram kita, jangan mengunci atau membuat setting privacy pada akun kita sehingga pengguna Instagram lainnya dapat langsung melihat konten akun Instagram kita.

Kecanggihan teknologi tentu harus membuat kita tergerak berpikir kreatif dalam mewujudkan berbagai tindak marketing yang menarik dan modern. Karena sumber daya teknologi yang kompeten akan semakin bermanfaat bagi perkembangan bisnis apabila digunakan secara bijak dan penuh perencanaan yang matang.

sumber : maxmonroe.com

Jumat, 20 Maret 2015

5 Cara Membuat Followers Tertarik Pada Konten Marketing Anda


Cara-Membuat-Followers-Tertarik-Pada-Konten-Marketing

Konten marketing adalah salah satu hal yang menentukan kesuksesan sebuah bisnis, terutama bisnis yang mengandalkan pemasaran melalui internet. Jika kita berhasil membuat konten pemasaran yang unik, kreatif dan menarik, maka proses untuk membuat para pelanggan tertarik menjadi suatu hal yang cukup mudah untuk dilakukan.

Seperti apa pun konten pemasaran yang kita perkenalkan pada masyarakat, konten tersebut tentu harus mampu menjelaskan tentang pesan branding yang ingin kita sampai. Dan untuk memperkenalkan konten pemasaran secara tepat, kita bisa menggunakan #media sosial sebagai salah satu sarana paling efektif. Beberapa media sosial seperti Facebook, LinkedIn, Instagram, Twitter atau Pinterest menjadi media aktif yang tepat untuk berbagi konten pemasaran.

Lalu bagaimana caranya membuat followers tertarik dengan konten marketing yang kita sampaikan di media sosial?

1. Berikan Hak Berpendapat Bagi Followers dan Fans


Memberikan kesempatan bagi followers atau fans untuk mengutarakan pendapat menjadi suatu hal penting yang mempengaruhi kesuksesan konten pemasaran di media sosial. Cara melakukannya sangat mudah dan praktis. Kita bisa melibatkan followers atau fans untuk memilih desain kemasan produk kuliner terbaru yang akan kita luncurkan, membuat voting mengenai desain t-shirt terbaru atau meminta mereka untuk memilih sampul majalah yang akan digunakan untuk edisi selanjutnya.

Cara ini cukup efektif dan bisa membuat para followers dan fans merasa bahwa keberadaannya dihargai dan diperhitungkan sebagai ujung tombak pemasaran.

Artikel lain: Indikator utk Mengukur Tingkat Kepuasan Pelanggan di Media Sosial

2. Pengalaman Brand Secara Personal


Pengalaman branding yang bisa disesuaikan dengan karakter dan keinginan masing-masing individu juga menjadi salah satu cara ampuh untuk membuat para followers makin tertarik dengan konten pemasaran kita. Jadi, selain bisa membuat suatu produk atau konten pemasaran yang bersifat umum, kita juga bisa mulai memberikan pengalaman brand yang terkesan lebih profesional. Misalnya dengan memberikan 1 set sampel produk atau memberikan tester lalu meminta pendapat dari para followers atau fans produk kita.

3. Kontribusi Aktif Dari Followers


Selain bisa mengundang ketertarikan followers melalui sistem vote atau sumbangan ide lainnya, kita juga bisa mengupayakan hal lainnya untuk membuat para followers jadi lebih aktif. Kini media sosial bisa memfasilitasi proses sharing konten antara kita dan para followers. Salah satu contoh konkret yang bisa kita wujudkan yakni, bila kita memiliki bisnis di bidang wedding organizer, cobalah untuk mengundang ketertarikan para followers dengan membuat kompetisi posting foto-foto prewed dan pernikahan.

Secara tak langsung, followers akan terlibat lebih jauh dalam proses pemasaran yang kita lakukan dan hal ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan produk atau jasa bisnis yang kita miliki.

4. Menantang Pengetahuan Umum Followers


Membuat sebuah kuis melalui media sosial juga terbukti efektif untuk meningkatkan ketertarikan followers terhadap bisnis kita. Media sosial mampu membantu kita membuat kuis atau kompetisi unik untuk menguji pengetahuan umum para followers. Hal unik yang satu ini juga pernah dilakukan oleh Air New Zealand dengan konsep kuis bertajuk “IQ Quiz”. Kuis tersebut berusaha menguji pengetahuan para fans New Zealand tentang sebuah foto yang berisi pemandangan indah. Tugas followers adalah menebak apakah itu salah satu daerah di New Zealand atau daerah di San Fransisco.

Memikat para followers dengan kuis menjadi salah satu cara berkomunikasi paling efektif, ringan dan santai sehingga bisa mempererat hubungan dengan followers bisnis kita di media sosial.

5. Berikan Pengalaman Berharga yang Berguna


Pada umumnya followers akan memberikan loyalitas pada brand kita bila brand kita mampu memberikan pengalaman berharga bagi para followers untuk lebih mengenal dirinya sendiri. Salah satu contoh konkret yang bisa dilakukan adalah teknik pemasaran yang dilakukan oleh susu khusus penguat tulang.

Produk susu tersebut kerap kali mengadakan tes kepadatan tulang gratis di berbagai kesempatan dan tempat. Hal in memberikan pengetahuan baru bagi para followers mengenai tingkat kepadatan tulang yang mereka miliki. Jadi, mereka akan merasa dihargai dan akan memilih untuk mempercayai dan memberikan loyalitas pada brand tersebut.

Jika ingin memperoleh kesuksesan dalam menyampaikan konten pemasaran, kita tentu harus melakukannya dengan cara yang unik, menarik dan berorientasi pada followers. Karena followers tentu ingin mendapat perhatian dan prioritas secara maksimal.

sumber : maxmonroe.com

Kamis, 19 Maret 2015

Kenali 4 Dasar Marketing Online Ini, Sudah Menerapkannya?

Dasar-Marketing-Online

Seperti kita ketahui bahwa saat ini banyak sekali jenis bisnis yang ada di penjuru dunia. Ada bisnis yang mampu berkembang pesat hingga menjadi sebuah bisnis besar namun ada juga yang layu sebelum berkembang. Namun yang paling banyak dan sering terjadi adalah bisnis mengalami stagnan, alias jalan di tempat.

Begitu pula yang terjadi di #bisnis online. Untuk dapat mengembangkan dan memajukan sebuah bisnis online diperlukan strategi marketing online yang baik dan terarah agar bisnis tersebut tidak layu sebelum berkembang ataupun stagnan.

Sebelum menjalankan strategi marketing online yang rumit dan menyita banyak waktu, ada baiknya kita mempelajari dulu dasar dan standar marketing online untuk bisnis kita. Berikut ini 4 dasar marketing online sederhana yang akan membantu mengembangkan bisnis online Anda.

Artikel lain: Memahami Pentingnya Social Object Dalam Marketing Digital

1. Produk Berkualitas Membuat Pemasaran Sukses


Apakah Anda menangkap tujuan dari tips yang pertama ini? Saya akan menganalogikannya. Banyak sekali bisnis online saat ini seperti menjual kucing dalam karung, memakai iklan banyak dan besar di berbagai bentuk pemasaran online namun menjual produk yang abal-abal.

Jangan pernah lakukan hal ini, memang mungkin akan menaikkan trafik penjualan dalam waktu singakat, namun hal itu tak akan bertahan lama. Para pelanggan Anda akan segera mengetahui jika produk yang ia beli tak sesuai dengan iklan. Mereka akan segera menyebarkan berita mengenai keburukan bisnis Anda lebih cepat dari yang Anda bayangkan.

Bukankah pelanggan adalah segalanya bagi penjual? Karena itu jangan pernah lakukan strategi marketing yang buruk ini. Apapun jenis bisnis online Anda, pastikan produk atau jasa yang dijual adalah sesuatu yang berkualitas.

Artikel lain: Ini Contoh Produk Online yang Bakal Dicari Sepanjang Masa

2. Memahami 2 Faktor Penting Dalam SEO (Relevansi dan Otoritas)


Jika Anda mencoba menjalankan bisnis secara online, maka mau tidak mau Anda harus belajar mengenai Search Engine Optimization (SEO). Google sendiri mengunakan berbagai macam faktor dan indikator untuk menempatkan suatu situs pada halaman pertama Search Engine mereka. Ini adalah bentuk kredibilitas mereka sebagai mesin pencari yang menawarkan jawaban terbaik dari hasil pencarian.

Sebagai bahan dasar marketing online menggunakan SEO, cobalah belajar memahami metode optimasi seperti pengoptimalan konten dengan memberikan tag pada judul, meta deskripsi, pencocokan kontem dengan judul, internal link dan eksternal link, dan sebagainya. Poin penting dari pengoptimalan SEO ini adalah Anda harus mencoba mencari kata kunci (keyword) yang banyak di cari olah para pengguna yang berhubungan dengan bisnis Anda.

Artikel lain: 3 Elemen Utama Dalam SEO Sebuah Website

3. Desain Web Yang Baik


Desain web selain menarik pelanggan untuk betah berlama-lama berada di situs Anda, ia juga bisa mempengaruhi rangking website Anda di layanan perangking website seperti Alexa.com. Banyak pebisnis online dan pemilik website yang meremehkan peranan desain sebuah web, padahal menurut survei, desain web mempengaruhi seseorang untuk mengunjungi situs Anda untuk kedua kalinya atau tidak.

Banyak web memiliki desain yang berantakan dan menyulitkan pelanggan. Hal ini akan mengurangi daya pikat website tersebut yang akan berimbas pada penurunan jumlah pengunjung yang kembali (returning visitor).

Saya mencontohkan, dua situs berita memiliki berita dengan konten dan bobot yang hampir sama akan tetapi keduanya berbeda pada tampilan website. Website A memilih menggunakan latar putih tanpa warna dengan indeks berita tercecer. Sedangkan website B mencoba menggunakan website yang didesain dengan beberapa warna dan kanal berita.

Website mana yang akan lebih banyak dikunjungi returning visitor jika mereka berada di urutan pertama dan kedua mesin pencari Google? Saya yakin Anda tahu jawabannya, tentu saja website B karena desain website yang menarik sangat berpengaruh pada kenyamanan pengunjung dan membuat mereka kembali lagi.

Baca juga: Cara Membuat Website / Blog WordPress Self Hosted

4. Konten Website Yang Berkualitas


Konten website adalah inti dari pemasaran online. Konten berkualitas yang jumlahnya banyak dan disajikan dengan menarik akan mampu mengikat lebih banyak pelanggan dan segala sesuatu di dunia pemasaran digital. Itulah mengapa konten website disebut “raja”.

Bila telah memiliki banyak konten berkualitas di website Anda tentang topik tertentu, Anda bisa mendapatkan hampir semua yang Anda butuhkan dalam pemasaran online. Jangan pernah mengisi website Anda dengan konten bajakan, karena hal itu hanya akan menghancurkan reputasi bisnis Anda sendiri.
sumber : https://www.maxmanroe.com

Rabu, 18 Maret 2015

Karir Mentok & Gaji Pas-pasan? Yuk Buka Usaha Sendiri

open businessAda sebagian orang yang beruntung memiliki sebuah pekerjaan yang ideal. Karir yang bagus di perusahaan bonafit dengan penghasilan yang baik. Namun ada pula yang kurang beruntung dengan penghasilan yang kurang dan karir yang kurang menjanjikan,

sehingga harus extra waktu dan tenaga untuk menambah satu lagi atau bahkan lebih pekerjaan sampingan demi untuk menutup kebutuhan rumah tangga. Terlebih dengan situasi ekonomi yang sulit di mana segala macam harga kebutuhan melonjak tinggi.

Ya semua serba harga mahal. Sembako, pendidikan anak, kesehatan, perumahan, pakaian. kendaraan, dst. Apa mau dikata? Kenyataannya dunia kita memang bergerak naik terus. Jika kita tak punya kiat kreatif, niscaya kita akan tertinggal jauh dalam hal kesejahteraan.

Lalu kenapa tidak berpikir untuk merintis bisnis sendiri? Sebagai tambahan penghasilan. Dan jika sudah memungkinkan, malah mungkin akan jadi penghasilan utama keluarga.

Situasi sulit ini mendorong sebagian orang untuk bergerak kreatif dengan merintis bisnis sendiri. Jadi ada banyak alasan untuk orang sehingga memulai bisnisnya sendiri. Ada juga yang tergerak karena passion pada hobinya yang dilihat bisa menghasilkan, ada karakter jiwa mandiri yang diturunkan dari keluarga, faktor  gaji atau pendapatan yang kurang ideal, sulit mencari pekerjaan, dan sebagainya.

Kesimpulannya :  ada yang memulai karena bekal wawasan, ada yang karena panggilan, ada yang memulai karena tertantang dengan hal baru, ada yang ingin tambahan sampingan, ada yang ingin taraf hidupnya naik, dan ada juga yang karena terpaksa.

Namun apapun alasannya, mereka memiliki kesamaan motivasi, yaitu IMPIAN untuk membangun masa depan yang sejahtera untuk keluarganya. Nah inilah yang kita harus sadari, bahwa tak ada yang namanya jalan buntu dalam masalah ekonomi keluarga. Kalau kita mau, akan selalu tersedia solusi alternatif. Yang penting kita membuka hati dan pikiran saja. Hindari stres berkepanjangan, dan mulailah merintis bisnis sendiri. Dijamin diri kita akan memiliki spirit lagi karena kita sudah melakukan hal yang produktif dan memiliki visi impian keluarga sebagai bekalnya.

Tidak selalu diperlukan keahlian yang 100% matang untuk memulai bisnis. Karena itu bisa berkembang seiring pengalaman. Yang penting berani mencoba saja. Sebab ada begitu banyak ide bisnis yang bisa dijalankan. Dari yang membutuhkan keahlian tinggi dan modal besar hingga yang sederhana dengan modal minim. Jutaan ide dan sistem bisnis ini tersedia dan dapat dengan mudah diakses melalui internet.

Kita bisa memilih bisnis sebagai berikut :

1. . Merintis bisnis dengan sistem  yang kita bangun sendiri. Misal ide bisnis rumahan seperti laundry, katering, warung sembako, counter pulsa, dsb. Yang modalnya relatif terjangkau dan tidak membutuhkan lokasi yang mahal. Bisa dengan manfaatkan garasi rumah atau ruangan rumah lainnya.

2. Merintis usaha sesuai dengan keahlian yang kita miliki. Misalnya dengan menyalurkan hobi mengembangbiakkan ikan, kucing, dsb. Atau keahlian di bidang olahraga, misalnya mendirikan klub bela diri atau klub renang anak-anak. Dan bisa juga memanfaatkan keahlian di bidang IT, dengan mendirikan perusahaan pengembang website. Membuka les bernyanyi atau piano, drum, dll. Masih banyak lagi alternatif bisnis berbasis pada keahlian diri ini.

2. Memilih paket bisnis yang sudah memiliki sistem siap pakai seperti sistem waralaba atau franchise. Waralaba adalah metode praktis bagi kita yang ingin start bisnis dengan jalur cepat. Alias tidak perlu dari nol lagi membangun merk, menata manajemen perusahaan, karyawan, sistem stok barang, dsb. Semua sudah disediakan oleh pemilik waralaba. Sebagai pengusahanya kita harus menyediakan modal uang dan tempat usaha. Modalnya memang cukup besar dan selain itu sebagai kelengkapannya kita harus mendirikan badan usaha sebagai objek pajak. Biaya starter waralaba ini ada yang berkisar mulai dari belasan juta hingga milyaran. Belum termasuk penyediaan tempat usaha, cadangan biaya untuk gaji karyawan (apabila tidak tutup omzet), perizinan, dan operasional lainnya. Bicara soal pendapatan tentunya besar, sebanding pula dengan resiko investasinya.

3.   Multi Level Marketing (MLM) atau Pemasaran Jaringan. Ini adalah alternatif bagi kita yang ingin memulai usaha sistem yang siap pakai namun dengan modal yang minim, dan tidak membutuhkan lokasi usaha serta biaya operasional yang mahal. Sama seperti waralaba. Sebagian orang menyebutnya sebagai waralaba perorangan. Sudah tersedia sistem pelatihannya, sistem rekrutmen, pemasaran, stok barang, dsb. Merk sudah terkenal. Komplit dan siap pakai pokoknya. Sistem MLM sudah sejak lama diakui sebagai salah satu alternatif usaha yang memungkinkan anggotaya untuk mendapat penghasilan besar dengan jalan membangun jaringan. Di mana penghasilan tiap member dihitung dari omzet grup yang dibangunnya. Namun harus diteliti lebih lanjut, apakah perusahaan MLM yang anda akan ikuti itu sudah terdaftar di APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Artinya memenuhi aspek hukum dan mendapat pengakuan dari pemerintah Indonesia.

Mengutip dari pernyataan dari Safir Senduk, seorang konsultan manajemen  keuangan dan sekaligus motivator finansial :
“Bisnis apa yang bagus? Jawabnya: Bisnis yang dijalankan. Bukan bisnis yang cuma direncanakan, diwacanakan, ditanya-tanyakan, tapi gak pernah dibuka dan dijalankan.”

sumber : http://infobundaku.com

Bakat vs Usaha – Tak Ada Usaha, Bakat Akan Lenyap!

Image dari Futuready.com

Saya tidak sedang mempermasalahkan sistem hafalan ya tetapi sedang melihat hasil akhirnya saja. Plus, saya juga tidak mempermasalahkan soal juara bisa membawa kesuksesan di masa mendatang. Namun, yang pasti hal ini bisa menjadi contoh sederhana saja bagaimana usaha ternyata bisa sangat manjur dibandingkan dengan bakat.

Dimulai Dari Manajemen Waktu


Ya, semua dimulai dari manajemen waktu. Kembali ke contoh sederhana yang disebutkan di awal, kata “rajin” menurut KBBI berarti “kerapkali; terus-menerus”. Apa artinya? Kalau disebut terus-menerus atau kerapkali berarti dia MENYEDIAKAN WAKTU. Seseorang bisa dikatakan pintar tetapi tidak rajin, namun kalau rajin sudah pasti pintar. Bukankah otak manusia akan pintar dengan latihan? Yup!

Begitu juga dengan pekerjaan, semua aspek dinilai, apa saja itu?

1. Hasil Kerja


Ya, hasil kerja yang terbaik adalah yang paling disukai klien. Tentu saja sentuhan bakat (yang cenderung personal) dan passion membuat hasil pekerjaan tersebut unik dan ini menghasilkan nilai jual yang sangat tinggi. Siapa yang tidak menginginkan hasil pekerjaan yang unik dan berbeda daripada hasil rata-rata yang biasa saja?

2. Waktu


Namun, semua hasil pekerjaan yang terbaik tersebut jika tidak dipadukan dengan profesionalisme dalam hal ini ketepatan waktu, hmm.. Ingatlah jam Anda terus berputar dan Anda butuh uang dengan segera? Dari mana uang datang bagi Anda dan klien? Tentu saja dari hasil kerja – yang tepat waktu. Klien Anda tentu tidak mau menyia-nyiakan waktunya untuk menunggu Anda – meskipun hasil kerja Anda yang terbaik.

Ini soal profit dan uang, tidak bisa menunggu lama. Tentu saja, bakat dimiliki bukan hanya oleh Anda, bukan? Pertanyaannya sekarang siapa yang lebih cepat? Sama halnya dengan para pelari di lapangan, mereka semua punya bakat berlari dan tentu saja yang terbaik – namun yang terbaik dari yang terbaik itu adalah mereka yang mampu mencapai garis finish secepat mungkin!

Jadi, bagaimana memadukan antara bakat dan usaha? Sebenarnya sebagian caranya sudah secara tidak langsung saya paparkan, namun perhatikan beberapa hal berikut yang mungkin bisa lebih membantu Anda:

1. Pertahankan Mood


Ya, sering kali “tidak mood” menjadi satu alasan seseorang akhirnya tidak mempertahankan konsentrasi usaha mereka. Apapun cerita, termasuk jika Anda punya problem konsentrasi ataupun penyakit mood swing, maaf saya tidak sedang merendahkan Anda yang punya penyakit ini karena saya juga punya problem ini, cobalah untuk mengelolanya.

Bagaimanapun ini untuk Anda sendiri! Jika pekerjaan Anda tidak menghasilkan sesuai ekspektasi Anda yang menjadi sasaran nantinya tetap adalah mood Anda. Jadi, kelolalah mood Anda dan kerjakan sebaik mungkin. Lawan terus rasa “tidak mood” Anda tersebut, Anda tentu punya cara tersendiri untuk tetap bersemangat, bukan? Apakah dengan mendengarkan musik yang bersemangat, segelas kopi dan sebagainya.

2. Jangan Menunda


Hampir berhubungan dengan mood tadi, kadang kita jadi suka menunda-nunda pekerjaan. Anda mungkin sudah pernah merasakan bagaimana jadinya jika Anda menunda-nunda? Pekerjaan Anda bertambah terus tetapi Anda jadi kebingungan harus mulai dari mana lagi karena merasa tidak punya waktu. Akhirnya? Malah Anda tidak punya pekerjaan lagi karena klien Anda berpaling dari Anda.

3. Hard Work Never Kill


Ingatlah quote satu ini: Hard work never kill. Bekerja keras bukan berarti Anda harus 24 jam bekerja, tetapi soal manajemen yang baik. Justru jika Anda harus 24 jam bekerja, Anda harus mempertanyakan seberapa efektif Anda membagi waktu dan tidak menunda-nunda pekerjaan sehingga pekerjaan Anda tidak bertumpuk? Justru karena pekerjaan bertumpuk, Anda biasanya harus bekerja 24 jam. Tetapi, bekerja keras bukan seperti itu. Bekerja keras adalah Anda mampu menaati jam kerja Anda dengan disiplin tinggi, itulah yang namanya bekerja keras.

Logikanya adalah: Anda mungkin bekerja 24 jam karena harus mengejar deadline yang diakibatkan karena berleha-leha, tidak mood dan sifat menunda Anda itu. Tetapi, Anda dikatakan bekerja keras – mengerahkan semua waktu, tenaga dan waktu – selama misalkan saja 8 jam TANPA MAU DIGANGGU OLEH APAPUN.

Baca juga: Inspirasi Usaha – Pengusaha Muda Kuliner Unik Yang Mendunia

Tidak mudah memang, siapa bilang mudah untuk berdisiplin? Namun, kalau ingin menjadi yang terbaik – jangan hanya andalkan bakat tetapi juga usaha. Salam sukses! Jikapun sudah pernah gagal karena tidak meracik resep antara bakat dan usaha dengan baik, coba lagi dan coba lagi – SELAGI MASIH ADA WAKTU. Namun, ingat jangan sia-siakan waktu Anda yang hari demi hari akan berkurang. :)

sumber : www.maxmanroe.com

KERJADIRMAHAJA.COM - BISNIS HEBAT BIKIN HAPPY!

KERJADIRMAHAJA.COM - BISNIS HEBAT BIKIN HAPPY!